Selain Masker Kain, Yuk Kenali Jenis-Jenis Masker Non-Medis ini!

  • Whatsapp
Selain-Masker-Kain-Yuk-Kenali-Jenis-Jenis-Masker-Non-Medis-ini
Foto dari Canva.com Photos Unlimited

Kebutuhan akan penggunaan masker yang meningkat, membuat beberapa jenis masker medis mengalami kelangkaan. Untuk itu, alternatif masker bagi masyarakat umum terus dikembangkan. Terutama bagi mereka yang sehat dan tetap ingin menjaga kesehatan pernapasan. Salah satu masker non-medis yang saat ini bisa dengan mudah ditemui adalah masker kain. Beberapa penjual bahkan menyediakan jasa pembuatan masker custom seperti masker fullprint dengan gambar sesuai keinginan Anda.

Jenis Masker Non-Medis

Sama halnya dengan masker medis, masker non-medis juga memiliki jenis yang beragam. Selain masker berbahan kain, terdapat beberapa jenis masker non-medis yang dapat Anda pilih. Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini!

Read More

1. Masker scuba

Tekstur masker scuba lembut dan elastis. Masker ini terbuat dari bahan kain scuba atau polyester fiber yang biasa digunakan untuk baju olahraga. Jenis masker satu ini dapat membuat Anda nyaman karena bahannya yang lembut. Desainnya yang elegan, dapat mendukung penampilan Anda meski harus mengenakan masker. Selain itu, masker ini memiliki bentuk yang ketat, sehingga mampu menutup hidung dan mulut Anda dengan maksimal.

2. Masker berbahan kain

Berbeda dengan scuba, masker kain umumnya terbuat dari bahan katun. Masker ini memiliki dua lapisan berbeda. Untuk perlindungan maksimal, Anda dapat menggunakan masker bahan kain dua lapis. Sifat kain katun salah satunya mudah menyerap. Sehingga, ketika masker Anda hanya satu lapis, percikan air yang keluar dari mulut lawan bicara dapat tembus dan dikhawatirkan meningkatkan kemungkinan Anda tertular virus.

Variasi masker berbahan kain pun beragam.  Mulai dari harga hingga jenis-jenisnya. Harga masker ini disesuaikan dengan lapisan serta bahan katun yang digunakan. Selain itu, perbedaan harga juga terdapat pada desain yang diterapkan, misalnya permintaan masker fullprint dengan gambar yang menarik.

3. Masker non-medis antibakteri

Inovasi masker non-medis terus dikembangkan, diantaranya dengan menerapkan teknologi tepat guna. Salah satu teknologi yang digunakan adalah teknologi bac matic. Teknologi ini diterapkan pada masker berbahan kain agar memiliki fungsi maksimal dalam menghalau virus dengan baik seperti masker medis.

Efektivitas masker non-medis antibakteri dianggap mampu memberi perlindungan lebih tinggi dengan efektivitas filtrasi hingga 75%. Hal tersebut berbeda dengan masker berbahan kain biasa yang memiliki perlindungan lebih rendah, yaitu hanya 10-60%. Meskipun daya lindungnya berbeda, kedua jenis masker ini dapat digunakan berulang kali. Untuk memaksimalkan fungsinya, bersihkan masker kain dengan cara yang tepat:

  • Gunakan air panas dengan suhu 40 derajat
  • Rendam masker minimal 10 menit
  • Jangan cuci masker bersama dengan pakaian lain
  • Gosok masker perlahan
  • Jemur masker dengan digantung di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Setrika masker dengan suhu medium

Meski masker non-medis tidak lebih efektif dari masker medis, menggunakan masker ketika berada di luar rumah lebih baik dibandingkan tidak memakainya sama sekali. Terutama dalam kondisi saat ini di masa pandemi virus Covid-19 yang terus meluas. Untuk itu memaksimalkan penggunaan masker adalah keharusan.

Jika dibandingkan dengan jenis masker lainnya, masker kain merupakan jenis masker yang saat ini paling banyak dijual. Salah satunya masker berbahan dasar katun. Meski lebih banyak dijual dengan model satu lapis, menggunakan masker bahan katun dapat Anda siasati dengan menambahkan tisu di bagian dalam.

Selain itu, mengkombinasikan masker berbahan kain juga lebih mudah dibanding jenis lainnya. Misalnya, memadukan masker dengan tambahan bordir, emblem, atau masker fullprint dengan gambar bervariasi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *