Kapan Anda Butuh Ke Psikolog? Ini 5 Tanda Anda Butuh Bantuan Psikolog Menurut SehatQ.com

  • Whatsapp
Kapan-Anda-Butuh-Ke-Psikolog-Ini-5-Tanda-Anda-Butuh-Bantuan-Psikolog-Menurut-SehatQ.com
Foto dari Canva Pro

Pada tanggal 10 Oktober lalu, kita memperingati hari kesehatan mental sedunia. Seiring waktu, semakin banyak orang yang menyadari menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Stereotype mengenai orang yang tidak sehat mental itu adalah orang gila mulai pudar. Orang yang merasa tidak sehat mental secara sadar mengunjungi psikolog atau psikiater, baik melalui aplikasi kesehatan seperti SehatQ.com ataupun langsung mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

Kapan harus ke Psikolog?

Orang-orang ini datang secara sukarela dan sadar untuk meminta bantuan atas masalah kesehatan mental yang mereka miliki. Namun sebenarnya, kapan waktu yang tepat untuk datang ke psikolog? Adakah tanda-tanda yang muncul bahwa Anda butuh ke psikolog?

Read More

Dirangkum dari laman kesehatan terpercaya SehatQ.com, berikut ini adalah beberapa jawaban untuk menjawab pertanyaan kapan Anda butuh ke psikolog.

1. Merasa sedih yang berlebihan dan terus menerus

Ketika Anda merasa sedih yang berlebihan dan terus menerus, berarti ada masalah dengan kesehatan mental Anda. Sedih adalah perasaan yang wajar. Namun jika Anda merasakannya terlalu sering, berlebihan, terus menerus hingga mengganggu produktivitas Anda, berarti ada masalah yang harus segera diatasi. Inilah saatnya bagi Anda untuk pergi menemui profesional.

2. Merasa sedih akibat kehilangan

Tidak ada orang yang ingin merasakan sakitnya kehilangan. Kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat dicintai bisa menimbulkan rasa sedih yang mendalam. Jika Anda bisa mengatasinya sendiri, Anda tidak perlu pergi ke psikolog. Namun jika kesedihan ini berlangsung lama, berkelanjutan, dan Anda merasa semakin terpuruk dalam kesedihan, sudah saatnya Anda ditolong oleh ahlinya untuk keluar dari kesedihan ini.

3. Mengalami kejadian traumatis

Pernah mengalami kejadian traumatis juga bisa menjadi alasan kamu butuh bantuan profesional. Pengalaman traumatis ini bentuknya bisa beragam dan bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Secara umum, pengalaman traumatis ini bisa berupa pelecehan seksual, penelantaran oleh pihak keluarga, kecelakaan pesawat, KDRT, dan sebagainya.

Jika Anda mengalami pengalaman traumatis, Anda bisa mencari bantuan profesional. Salah satunya melalui laman SehatQ.com.

4. Merasa tidak memiliki support system

Yang keempat, Anda merasa tidak memiliki support system. Support system bisa diartikan sebagai orang-orang yang mendukung Anda dalam setiap langkah kehidupan. Orang-orang ini juga yang menjadi tempat bagi Anda untuk mencurahkan segala uneg-uneg di hati. Jika Anda merasa tidak memiliki seorang pun yang bisa memahami Anda dan menjadi tempat curhat, Anda bisa berbagi keluh kesah melalui bantuan profesional.

5. Ketergantungan obat-obatan terlarang

Ketergantungan obat-obatan terlarang juga menjadi salah satu alasan Anda butuh datang ke psikolog. Ketergantungan obat bukan perkara yang baik, apalagi ketergantungan obat terlarang. Anda perlu menyembuhkan diri dengan pergi ke psikolog agar tidak lagi bergantung dengan obat-obatan terlarang.

Nah, demikian ulasan mengenai kapan Anda butuh ke psikolog. Kelima tAnda tersebut bisa menjadi indikasi bahwa ada yang salah dengan kondisi mental Anda dan Anda butuh bantuan profesional. Jangan ragu untuk datang ke psikolog karena caranya sangat mudah dan para profesional ini siap membantu Anda untuk sembuh.

Jika Anda bingung bagaimana prosedur berkunjung ke psikolog atau psikiater, Anda bisa menggunakan laman kesehatan digital SehtaQ.com. Tersedia banyak dokter dan tenaga ahli kesehatan yang bisa Anda pilih untuk memulihkan kesehatan Anda, termasuk kesehatan mental.

Pilih dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pertama, Anda bisa melakukan konsultasi dan Anda bisa tanya dokter terkait masalah kesehatan yang Anda hadapi hingga berbagai info penyakit yang ingin Anda ketahui. Anda juga bisa menggunakan fitur booking dokter untuk membuat janji temu dengan dokter spesialis jiwa.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *